Rabu, 09 Maret 2011

Mutasi TNI : Lima Jenderal Dapat Posisi Strategis

Rabu, 9 Maret 2011
JAKARTA (Suara Karya): Lima perwira tinggi TNI Angkatan Darat, yang pernah bertugas di lingkungan Istana Kepresiden, mendapat promosi jabatan strategis. Kelima Pati itu, adalah Letjen TNI Budiman menjabat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad), Mayjen TNI Marciano Norman menjabat Komandan Komando Pendidikan dan Pelatihan TNI Angkatan Darat (Dankodiklat), Mayjen TNI Waris menjabat Pangdam Jaya/Jayakarta, Brigadir Jenderal TNI Agus Sutomo menjabat Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), dan Kolonel Infanteri Doni Munardo menjabat Wakil Komandan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat.

Mutasi jabatan dalam kepangkatan yang sama dan promosi jabatan itu berdasarkan Surat Keputusan (SKEP) Panglima TNI Nomor KEP/142/III/2011, tanggal 1 Maret 2011. Sementara itu, siaran pers Markas Besar TNI melalui Kepala Dinas Penerangan Umum Puspen TNI Kolonel (Cpl) Minulyo Suprapto, di Jakarta, Selasa (8/3) menyebutkan, mutasi yang terjadi di lingkungan TNI merupakan upaya pembinaan organisasi.

TNI mengoptimalkan tugas-tugas yang sangat dinamis dan semakin berat ke depan. "TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui Mutasi dan Promosi Jabatan Personel di tingkat Strata Pati sehingga kinerja TNI ke depan lebih optimal," ujar Minulyo.

Sebanyak 14 orang mutasi antar jabatan dalam pangkat yang sama, di antaranya Letjen TNI Yohanes Suryo Prabowo dari Wakasad menjadi Kasum TNI, Letjen TNI Budiman dari Dankodiklat TNI AD menjadi Wakasad, Mayjen TNI Waris dari Danpaspampres menjadi Pangdam Jaya, Marsekal Pertama TNI Parulian Simamora dari Sesditjen Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) menjadi Perwira Staf Ahli Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) bidang Air Power, Brigjen TNI Surung Siburian dari Dirjakstra Ditjen Strahan Kemhan menjadi Sesditjen Strahan Kemhan.

Sementara itu, Brigjen TNI I Wayan Midhio dari Kapuskom Publik Kemhan menjadi Dirjakstra Ditjen Strahan Kemhan, Laksamana Pertama TNI TNI Rudy Hendro Satmoko dari Staf Khusus KSAL menjadi Dirsarpras pada Deputi bidang Potensi SAR Basarnas, Laksma TNI Suwarno dari Kadiskual menjadi Kapusku TNI, dan Laksma TNI Surya Wiranto dari Kadispotmar menjadi Staf Khusus KSAL.

Selanjutnya, 14 orang promosi jabatan, adalah Mayjen TNI Marciano Norman dari Pangdam Jaya menjadi Dankodiklat TNI AD, Brigjen TNI Agus Sutomo dari Wadanjen Kopassus menjadi Danpaspampres, Brigjen TNI Nana Suharna dari Kadisinfolahtad menjadi Perwira Sahli tingkat III bidang Komsos Panglima TNI.

Kemudian, Kolonel (Inf) Doni Munardo dari Danrem 061/SK Kodam III/Siliwangi menjadi Wadanjen Kopassus, Kolonel (Inf) Hartind Asrin dari Pamen Ahli golongan IV Pusintelad menjadi Kapuskom Publik Kemhan, Kolonel (Laut) Djoko Sulistyanto dari Sekdiskual menjadi Kadiskual.

Selanjutnya, Kolonel (Inf) Iswandhi Setyobudi dari Kasetumad menjadi Kadisinfolahtad, Kolonel (Lek) Tanto Suryanto dari Seslem Seskoau menjadi Perwira Sahli tingkat II kawasan Aspas Sahli bidang Hubint Panglima TNI.

Selan itu, Kolonel (Ckm) Hazrul Lufti Hamid dari Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad menjadi Ketua Komite Medik RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad, Kolonel Laut (P) A Taufiqoerrochman dari Dankolatkoarmatim menjadi Danguspurlabar. (Feber S)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog