Minggu, 19 September 2010

Niat Maling Motor, Oknum TNI Babak Belur Dihajar Massa


Sabtu, 18 September 2010 - 16:13 wib
Rus Akbar - Okezone
PADANG - Oknum TNI dari Kodim 0312 berinisial IS (30) nyaris tewas dihajar massa, saat hendak membawa kabur kendaraan Satria FU dengan Nopol BA 2606 BP milik Eviyandri, (35), warga Simpang Ketaping, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Menurut Kanit Reskrim Polsek Kuranji Ipda Asrizal kejadian itu terjadi sekira pukul 12.55 WIB kemarin. Saat itu Eviyandri memarkir motornya di depan mesjid Nurul Huda dan hendak melaksanakan salat. "Saat itulah oknum memanfaatkan situasi tersebut bersama temannya," katanya di Mapolsek Kuranji, Sabtu (18/9/2010).

Aksi yang dilakukan oknum tersebut diketahui warga yang sedang nongkrong di depan masjid. "Dari keterangan saksi yang kita periksa, mereka melihat membawa kabur motor itu dengan memakai kunci T, warga yang tadi mencurigai aksi itu langsung meneriaki dan mengejarnya," terangnya. Puluhan warga yang mengejar pelaku berhasil di tangkap, tak hayal bogem mentahpun saling bergantian mendarat di sekujur tubuh pelaku. "Saat itu temannya berhasil kabur ke semak-semak yang ada di tempat tersebut," kata dia.

Meski oknum itu sudah berupaya berteriak yang mengakui sebagai anggota TNI, tapi karena emosi warga sudah di puncak, mereka tak mengindahkan teriakan oknum tersebut. "Setelah itu barulah mereka serahkan ke Polsek Kuranji, saat itu sekujur tubuhnya sudah lebam dan berdarah akibat dikeroyok puluhan warga," tambahnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan IS tadi mengeluarkan kartu anggota TNI. "Karena dia anggota TNI kita serahkan kasus ini pada Polisi Militer untuk di periksa di markas PM, ada tiga orang PM yang membawa oknum TNI tersebut, sebelum dibawa ke markas untuk di periksa pelaku dibawa berobat ke rumah sakit tentara," imbuhnya.

Sementara itu, Komandan Korem 032 Wira Braja Kolonel Inf Mulyono membenarkan adanya oknum TNI yang melakukan aksi curanmor. "Kita serahkan kasus ini untuk ditindak lanjuti Polisi Militer, lembaga ini yang berwenang memeriksa jika anggota TNI terlibat kasus atau permasalahan," pungkasnya.(bul)(hri)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog