Selasa, 24 Agustus 2010

KSAD Rintis Secaba Sepak Bola

Senin, 23 Agustus 2010 | 20:50 WIB ARIS M

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI George Toisutta, merintis pembangunan Sekolah Calon Bintara Sepak Bola TNI AD. Bekerja sama dengan Yayasan Pembangunan Olahraga Indonesia (YPOI) yang dibina pengusaha Arifin Panigoro, George akan membentuk tentara yang hanya ditugaskan untuk bermain sepak bola.

“Kami ingin membantu mencari sebelas pemain sepakbola terbaik dari ratusan juta rakyat Indonesia,” kata George seusai acara penandatanganan MoU dengan YPOI yang diwakili Arifin Panigoro di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Senin (23/8). “Sesuai anjuran Presiden, kita semua ingin sepakbola Indonesia kembali berjaya.”

Secaba Sepak bola TNI AD rencananya akan mendidik masyarakat sipil yang disaring dari seluruh Indonesia. Calon peserta harus lulus SMA dan berusia maksimal 18 tahun. Proses seleksi dilakukan melalui Koramil, Kodim, Korem yang ada di bawah naungan TNI-AD. Selain itu, peserta didiknya juga diambil dari sejumlah PPLP dan sejumlah sekolah sepak bola di berbagai daerah.

Rencananya, mulai Oktober 2010 para peserta yang lolos seleksi akan mulai mendapat pendidikan di lapangan Secapa TNI-AD, Bandung, Jawa Barat. Untuk tahap pertama ini dipilih 30 pemain berbakat. Mereka bakal digembleng dalam sebuah program pendidikan yang berdasarkan acuan FIFA dengan pelatih berkualifikasi lisensi A.
.
Dalam sambutannya, Arifin Panigoro menyambut baik pembangunan Secaba Sepakbola yang digagas TNI-AD. Ia yakin program ini membantu mendapatkan pemain-pemain sepakbola terbaik di masa depan yang memiliki ketrampilan tinggi, penuh disiplin, dan bermental kuat. Menurut Arifin, gagasan pembentukan Secaba Sepakbola menjadi bagian tak terpisahkan dari gagasannya untuk membangun Sports Science Center di Indonesia. Sehingga pembinaan atlet menjadi terarah dan hasilnya sempurna.

“Ini merupakan bagian reformasi sepakbola yang harus kita kerjakan bersama-sama. Harus banyak pihak yang terlibat. Saya bangga dengan KSAD yang sangat cepat merespon gerakan reformasi ini,” katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog