Sabtu, 21 Agustus 2010

Siap!!! Anggaran Pertahanan Naik 50 Persen


Tribunnews.com - Sabtu, 21 Agustus 2010 01:53 WIB
APBN 2011
1.Kementerian PU = Rp 56,5 triliun
2.Kemendiknas = Rp 50,3 triliun
3.Kemenhan = Rp 45,2 triliun
4.Kementerian Agama = Rp31 triliun
5.Polri = Rp 28,3 triliun
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Dalam APBN 2011, anggaran untuk Kementerian Pertahanan naik 50% dari Rp 30 triliun menjadi Rp 45,2 triliun. Anggaran itu dalam rangka peningkatan kesejahteraan prajurit, pembenahan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) dan pemenuhan standar. Presiden SBY ketika memaparkan di depan DPR dan DPD RI beberapa waktu lalu menjelaskan, anggaran Rp 45,2 triliun juga untuk memenuhi (Alutsista) dan pemenuhan standar "minimum essential force" (MEF)," kata Presiden.

Hal ini dinyatakannya pada saat membawakan keterangan atas Rancangan Undang Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Nota Keuangan Tahun 2011 di depan Sidang Paripurna DPR RI. Presiden Yudhoyono mengakui, jumlah tersebut masih jauh dari harapan dalam rangka meningkatkan kinerja lembaga tersebut, juga pembenahan alutsista serta kesejahteraan prajurit secara optimal.

"Dapat saya kemukakan, bahwa, penyusunan anggaran tersebut, berdasarkan prioritas Rencana Kegiatan Pemerintah (RKP) 2011 dengan mempertimbangkan tugas pokok dan fungsi Kementerian Negara dan Lembaga dalam RAPBN 2011. Itulah sebabnya, terdapat beberapa Kementerian Negara dan Lembaga yang mendapat alokasi anggaran cukup besar," ujar Presiden Yudhoyono.

Khusus untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perhubungan, anggaran ditujukan bagi upaya pembangunan infrastruktur berkualitas yaitu jalan, jembatan, "fly over", "under pass", juga pengadaan bandara baru serta jalur-jalur kereta api baru.

Sedangkan untuk bidang pendidikan nasional dan agama, difokuskan pada akses pemerataan pendidikan formal maupun nonformal. Sementara itu, untuk pertahanan dan keamanan, salah satu yang terpenting, ialah, pembenahan soal MEF tadi, juga mengatasi berbagai gangguan ketertiban serta konflik.

Walau sudah naik, tapi Theo L Sambuaga menilai, anggaran pertahanan negara idealnya Rp 100-130 triliun. "Hal itu sudah diusulkan sejak kami masih menjabat sebagai ketua komisi, ketika anggaran untuk Departemen Pertahanan saat itu baru mencapai angka Rp30 triliun," kata mantan Ketua Komisi I DPR RI, Theo L Sambuaga, dikutip laman kemenhan.

"Apalagi kini banyak konflik di perbatasan, juga ancaman kejahatan lintas negara, seperti terorisme internasional, perdagangan manusia, penambangan liar dan pembalakan liar serta pengamanan aset-aset nasional di berbagai pelosok, hingga di pulau-pulau terdepan," kata Theo L Sambuaga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog