Senin, 30 Agustus 2010

Siaga di Pekanbaru, TNI AU Siap Tempur


Senin, 30 Agustus 2010
JAKARTA (Suara Karya): TNI Angkatan Udara (AU) melalui Lanud Pekanbaru menyiapkan operasi udara pada waktu fajar. Persiapan ini akan menjawab panggilan tugas operasi yang tak terduga dan tanpa mengenal waktu.

"Kesiapan tempur tersebut harus selalu melekat dalam diri seorang penerbang tempur (fighter). Panggilan operasi tempur itu dapat saja terjadi kapanpun tanpa mengenal waktu, baik pada pagi hari, siang hari, sore hari, malam hari maupun pada saat dini hari," ujar Komandan Lanud Pekanbaru, Kolonel TNI Nanang Santoso dalam siaran pers Mabes TNI AU di Jakarta, akhir pekan lalu.

Skadron 12 Lanud Pekanbaru menggelar terbang fajar selama sebulan penuh dan akan berakhir pada 7 September 2010 mendatang. Para penerbang yang turut serta dalam operasional penerbangan Lanud Pekanbaru melakukan disertifikasi dengan merubah waktu latihan dari pukul 05.00 WIB-12.00 WIB. Take Off pukul 05.00 WIB.

"Tujuan latihan ini untuk meningkatkan kemampuan para penerbang dalam melaksanakan penerbangan pada saat fajar yang lebih banyak mengandalkan instrumen karena visual yang sangat terbatas," ujar Nanang. Ia menyatakan, pelaksanaan tugas tak bisa ditunda karena sudah menjadi panggilan dan kewajiban penerbang tempur. "Kewajiban yang harus ditunaikan tanpa bisa ditunggu ataupun diundur waktu pelaksanaannya. Kesiapan tempur tersebut harus selalu melekat dalam diri seorang fighter," ujar dia.

Sebagai satu-satunya pangkalan induk yang berada di Pulau Sumatera, Nanang menjelaskan, Lanud Pekanbaru harus selalu meningkatkan kesiapan satuan-satuan yang ada di jajarannya, termasuk Skadron Udara 12 yang mengawaki pesawat tempur Hawk 109/209. "Fighters Skadron Udara 12 harus selalu siap melaksanakan tugas tugas yang diperintahkan," ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog