Kamis, 02 September 2010

Pidato di Depan TNI, Sinyal Keseriusan

Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik
Rabu, 1 September 2010 | 18:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso mengaku menanti-nantikan pidato Presiden SBY tentang persoalan perbatasan Indonesia dan Malaysia sejak kemarin.

Oleh karena itu, Priyo mengaku bangga ketika SBY akan menyampaikan pidatonya pada Rabu (1/9/2010). Hal itu terasa lebih karena pidato dinyatakan di depan prajurit-prajurit TNI.

"Melihat beliau akan sampaikan tentang Malaysia di TNI, saya sampaikan rasa kebanggaannya. Ini saya tunggu dari kemarin, apalagi dia sampaikan di depan panglima. Artinya itu sinyal keseriusan," ungkapnya di kantor Charta Politica, Rabu (1/9/2010).

Namun, politisi Golkar ini menegaskan tak bisa menjamin isinya. Sikap pemerintah tentu bisa saja berbeda dengan emosi publik yang terlalu kesal dengan tindakan Malaysia.

"Selama ini yang disampaikan Menlu kan masih menunjukkan kita inferior. Pejabat Malaysia juga menunjukkan tinggi hati. Katanya kan kemarin ingat soal jumlah TKI. Nah, tapi (Malaysia harusnya) jangan anggap remeh. Kalau enggak ada TKI, lumpuh nanti Malaysia itu," tandasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog