Jumat, 19 November 2010

Oknum Polisi dan TNI ribut di Medan

Thursday, 18 November 2010 12:35
MEDAN – Seorang oknum Polisi dari Polresta Medan, Bripka S Daulay, tadi pagi (17/11) dinihari terlibat baku hantam dengan seorang oknum TNI, Sertu Simon Manulllang, di daerah Pasar VII Medan Tembung. Dalam peristiwa itu, Bripka S Daulay, mengalami luka dibagian mata. Informasi yang diterima Waspada Online, hari ini, menyebutkan peristiwa itu berawal saat keduanya sedang minum minuman keras di salah saru café di wilayah Lau Dendang. Ketika sama-sama asyik minum, S Daulay, terlalu ribut dan ditegur oleh Simon Manullang.

“Jangan ribut kalilah, kita sama-sama minum disini,” kata Simon Manullang. Kemudian S Daulay duluan keluar dari café. Merasa tidak terima atas peringatan itu, S Daulay menunggu di simpang Pasar VII Tembung.

Dipenantiannya, S Daulay melihat Simon Manullang pulang dan mencegatnya dan terjadilah baku hantam antara keduanya. Dalam perkelahian itu, S Daulay, mengalami luka dibagian mata.
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Oegroseno, yang dikonfirmasi Waspada Online membenarkan kejadian itu. Dikatakan, jika terbukti nantinya oknum polisi yang bersalah, maka akan ditindak sesuai peraturan. “Saya kurang tahu persis dari satuan mana, yang jelas dari Polresta,” kata Kapoldasu.

Humas Polresta Medan, AKP Edward Pakpahan, kepada Waspada Online mengatakan S Daulay berpangkat Bripka dari unit Jahtanras Sat Reskrim Polresta.

“Kasusnya sudah ditangani oleh Propam,” katanya.
Kani Propam Polresta Medan, AKP Subeno, mengatakan pihaknya sudah memeriksa S Daulay. “Keduanya sudah mengajukan perdamaian. Jadi kasus ini diselesaikan dengan damai,” tegasnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog