Kamis, 18 November 2010

Tiga Pelaku Hipnotis Diciduk

Kamis, 18 November 2010
SUBANG,(GM)-
Tiga tersangka hipnotis, seorang di antaranya oknum anggota TNI AD yang beraksi di daerah Jalancagak, diringkus polisi setelah sebelumnya terlibat kejar-kejaran hingga daerah Kecamatan Tanjungsiang, Subang. Bahkan, anggota Reskrim Polsek Cisalak yang ikut mengejar, terpaksa melepaskan tembakan peringatan beberapa kali hingga akhirnya kendaraan yang digunakan pelaku, Suzuki APV berhenti di depan SPBU Tanjungsiang.

Kapolres Subang, AKBP Dadang Hartanto melalui Kasatreskrim, AKP Imron didampingi Kanit II, Ipda Evri S. yang dihubungi, Rabu (17/11), membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ketiga pelaku diketahui bernama En (60)) asal Sukarame, Desa Mekarsari, Kota Banjar; Jay (45), dan Des (30) belakangan diketahui anggota TNI asal Riung Asih, Desa Tugu Rejo, Tasikmalaya. Ketiganya kini diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa yang terjadi sehari sebelumnya ini, berawal dari kedatangan para pelaku ke warung milik Mamah Dewi (53) di daerah Cicenang Kec. Ciater. Singkat cerita, En mengaku bisa mengobati berbagai masalah, termasuk bagaimana caranya agar dagangan laris, sehingga korban tertarik dan mau diobati.

Hanya saja, pelaku memberikan syarat untuk berangkat ke daerah Sagalaherang. Korban pun menurutinya sambil membawa komplang untuk membeli bensin, selanjutnya akan dijual lagi secara eceran.

Di wilayah yang dituju, komplang diturunkan dari mobil lalu dititipkan pada orang lain, termasuk kedua rekan En, Jay dan Des disuruh turun, karena akan mengobati Mamah Dewi di dalam mobil.

Rupanya di dalam mobil itulah En menghipnotis korbannya sehingga uang sebanyak Rp 230.000, 2 cincin, dan 2 kalung emas berikut gantungannya berpindah tangan. Beberapa saat kemudian, korban sadar dan meminta tukang ojek melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Jalancagak. Tukang ojek pun langsung berkoordinasi dengan Polsek Cisalak. "Kita memang mengamankan ketiganya, namun yang dijadikan tersangka baru En. Sedangkan Des dan Jay yang masih dalam pemeriksaan mengaku tidak mengetahui kalau rekannya melakukan tindak kejahatan di dalam mobil," kata Kapolres. En sendiri sehari sebelumnya mengaku telah melakukan tindakan kejahatan yang sama di daerah Bandung, dan berhasil membawa lari 4 gelang dan 1 kalung emas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog