Jumat, 12 Maret 2010

Imparsial: Obama Jangan Beri Dana ke Kopassus

Kamis, 11 Maret 2010 18:32 WITA
Laporan wartawan Tribunnews.com, Dany PermanaTRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Imparsial meminta agar kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia tak dimanfaatkan untuk memberikan bantuan dana ke Korps Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD.

Imparsial dalam konferensi persnya di kantor Jalan Slamet Riyadi 19 Jakarta Selatan, Kamis (11/3/2010), menyatakan keberatannya bila yang menerima adalah Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD), khususnya Kopassus.

Menurut Poengky Indarti, Managing Director Imparsial, track record buruk Kopassus dalam urusan HAM membuat pasukan elite milik AD itu tidak pantas menerima bantuan."Mending buat TNI Angkatan Laut (AL) atau Angkatan Udara (AU). Negara kita itu luas laut dan udaranya sangat besar. Dana bantuan itu sangat cocok bila dianggarkan untul TNI AL dan AU. Mengingat alutsista yang mereka miliki sudah tidak layak lagi, maka bantuan untuk mereka yang paling tepat," seru Poengky.

Imparsial pun memaparkan mengapa Kopassus belum layak untuk dibantu.
"Kita lihat saja, banyak para petinggi Kopassus yang terlibat dalam kasus pelanggaran HAM, yang sampai detik ini belum tersentuh hukum. Satu di antaranya malah ada yang jadi Danrem, kan lucu. Kita khawatirkan kalau dana diberikan pada mereka, dan persenjataan mereka di modernisasi lagi, justru akan menambah tinggi angka pelanggaran HAM di Indonesia," tegas Poengky pada tribunnews. (TNC)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog